Visi - Misi, Tujuan, Sasaran strategy pencapaian


 

Beban Study

Lama Kuliah 8 Semester (S-1)

Beban Study 155 SKS

Waktu Kuliah 18.00-21.00 WIB

 

Prodi Manajemen Konsentrasi Manajemen Operasional STIEFA

Visi

Ingin mengembangkan program studi manajemen operasional di kawasan Surabaya dengan berbasis pada Standart Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia.

Misi Prodi Manajemen

Menyelenggarakan pendidikan dengan berbasis pada :

  1. Menyelenggarakan perkuliahan yang berkualitas di bidang manajemen dengan konsentrasi manajemen operasional
  2. Mengembangkan penelitian di bidang manajemen operasional yang berbasis pada Standart Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia
  3. Membudayakan pengabdian kepada masyarakat sebagai karakter mahasiswa yang berbudi luhur demi kesejahteraan masyarakat luas (semua aspek lapisan masyarakat)
  4. Mendidik dan menumbuhkan entrepreneur yang berlandaskan manajemen operasional sebagai dasar pengembangan jiwa entrepreneurship (kewirausahaan)
  5. Dukungan tenaga pengajar yang berkomitmen terhadap Tridharma Perguruan Tinggi dan berkompeten terhadap perkembangan IPTEK terkini berlandaskan ketakwaan kepada Tuhan YME

 

Tujuan yang ingin dicapai dari misi Prodi Manajemen, antara lain :

 

  1. Menyelenggarakan perkuliahan yang berkualitas di bidang manajemen dengan konsentrasi manajemen operasional.
    1. Menyelenggarakan perkuliahan yang berkualitas di bidang manajemen dengan Materi manajemen induk (yaitu: manajemen sdm, m. produksi dan operasi, m. keuangan, m. pemasaran, m. resiko, m. strategy, dan m. perbankan) dengan tujuan agar mahasiswa didik memahami arti, mampu mendefinisikan, memberikan contoh serta bila perlu mempraktekkan tentang ilmu manajemen yang diperoleh selama perkuliahan.
    2. menyelenggarakan perkuliahan manajemen dengan konsentrasi manajemen operasional sebagai materi kuliah konsentrasi dengan tujuan agar mahasiswa memahami tentang manajemen operasional beserta bidang ilmu yang terkait dengan manajemen operasional (meliputi: Just In Time, Kaizen, TQM, TQC, TPM) yang semuanya mengarah kepada manajemen kualitas, dengan target (minimal) mahasiswa mengerti, mengetahui, dan mampu mendeskripsikan serta menyebutkan tahapan-tahapan dan faktor-faktor yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. (ahli kualitas)
    3. menyelenggarakan perkuliahan yang berkualitas dengan maksud melaksanakan perkuliahan yang berkualitas bagi mahasiswa dengan penyampaian materi perkuliahan yang variatif (tidak hanya ceramah) dengan dilengkapi media sarana penunjang perkuliahan (seperti: audio dan visual dengan Lcd proyektor dan sound, papan putih, spidol warna) dan prasarana yang menunjang tercapainya perkuliahan yang berkualitas (seperti: ruang kelas yang tertata rapi, bersih, nyaman, penerangan yang cukup, lingkungan kampus yang aman) serta dilengkapi dengan teknologi informasi terkini (melalui wifi kampus).

 

  1. Mengembangkan penelitian di bidang manajemen operasional yang berbasis pada Standart Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia
    1. pengembangan penelitian pada mahasiswa STIEFA dimaksudkan agar mahasiswa didik semakin memahami tentang ilmu manajemen operasional melalui praktek penelitian terkait ilmu manajemen operasional, diawali pembelajaran di kelas melalui praktikum manajemen operasional (pembahasan studi kasus: JIT, KAIZEN, TQM, TQC, TPM) dan seminar manajemen operasional sebagai pembuktian secara teori terhadap kegunaan ilmu manajemen operasional pada organisasi (perusahaan mikro, makro, koperasi maupun instansi pemerintahan).
    2. Mengembangkan Penelitian di bidang manajemen operasional dengan pembelajaran di luar kelas melalui pendidikan dan latihan penelitian manajemen operasional serta kuliah kerja lapangan sebagai pembuktian penerapan ilmu yang didapat selama perkuliahan di kelas terhadap prakteknya di lapangan (obyek penelitian KKL).
    3. Pada setiap kegiatan yang dilakukan di luar kelas (pendidikan dan latihan karya ilmiah manajemen operasional dan KKL  manajemen operasional) selalu diakhiri dengan penelitian ilmiah bidang manajemen operasional, untuk mengetahui permasalahan yang ada pada obyek penelitian (perusahaan, pabrik atau koperasi) untuk pemecahan masalah sehingga roda operasi perusahaan bisnis berjalan dengan lebih baik.
  1. Laporan penelitian ilmiah hasil kegiatan di luar kelas terdokumentasikan, sebagai bahan pada perkuliahan seminar manajemen operasional sebagai pengembangan ilmu manajemen operasional.

 

  1. Membudayakan pengabdian kepada masyarakat sebagai karakter mahasiswa yang berbudi luhur demi kesejahteraan masyarakat luas (semua aspek lapisan masyarakat)
    1. Dengan membiasakan mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan kampus (materi perkuliahan) yang dilakukan oleh mahasiswa (KKL mahasiswa) diharapkan selain mahasiswa mampu mempraktekkan terhadap teori ilmu yang didapat di kampus juga sebagai pembuktian kebenarannya di lapangan (obyek yang diteliti) serta menjadikan kegiatan perkuliahan di luar kampus sebagai media interaksi sosial antara mahasiswa STIEFA dengan masyarakat sekitar lokasi obyek penelitian (belajar bersosialisasi)
    2. Dengan demikian mahasiswa STIEFA dapat belajar bersosialisasi dengan masyarakat, peduli dengan lingkungan (sesama manusia maupun alam) yang kemudian menjadikan sadar diri bahwa manusia tidak akan pernah bisa hidup sukses tanpa kerjasama atau bantuan orang lain.
    3. Dengan membiasakan melakukan pengabdian pada masyarakat diharapkan mahasiswa STIEFA sadar diri bahwa ilmu yang diperoleh seharusnya bukan untuk diri sendiri (idealis) namun dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat sekitarnya dan secara umum bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.

 

  1. Mendidik dan menumbuhkan entrepreneur yang berlandaskan manajemen operasional sebagai dasar pengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship)
    1. Dengan mengajarkan dan mendidik mahasiswa tentang teori pasar kemudian memadukan dengan ilmu manajemen operasional (input, proses, output) diharapkan mahasiswa mengenal dan memahami terhadap bagaimana menjalankan usaha sendiri (menjadi mandiri) tanpa menggantungkan masa depan pada orang lain atau perusahaan atau pemerintah (tidak harus menjadi karyawan atau pegawai atau pegawai negeri) untuk sukses perorangan.
    2. Menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif serta membiasakan persaingan pada diri mahasiswa dalam upayanya memenangkan persaingan pasar.
    3. Membentuk insan mandiri pada pengelolaan aset-aset minimal yang dimiliki (material, keuangan, metode dan keahlian sendiri) untuk sukses pada usaha mandiri.

 

  1. Dukungan tenaga pengajar yang berkomitmen terhadap Tridharma Perguruan Tinggi dan berkompeten terhadap perkembangan IPTEK terkini berlandaskan ketakwaan kepada Tuhan YME
    1. Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di kampus STIEFA tidak akan terwujud dengan baik apabila tidak didukung oleh tenaga pengajar (dosen) yang berkomitmen dan berkompeten dibidangnya, yang bisa dibuktikan melalui kualifikasi akademik yang dimiliki oleh staf pengajar STIEFA, dengan mensyaratkan minimal lulusan S2 (dosen tetap) dari lulusan yang terakreditasi dan terpercaya, dengan demikian menumbuhkan kepercayaan dari mahasiswa didik STIEFA sebagai jaminan menyongsong masa depannya.
    2. Tenaga pengajar (dosen) yang berkomitmen terhadap Tridharma PT sebagai pembuktian (tauladan yang baik) bagi mahasiswa STIEFA, bahwa semua pengajar (dosen) yang ada di STIEFA juga melaksanakan kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat sebagai tugas pokoknya sehingga setiap dosen mampu mengajarkan (mencontohkan) terhadap perkuliahan dan penelitian serta pengabdian masyarakat kepada mahasiswa didik.
    3. Tenaga pengajar yang berkomitmen dan berkompeten yang dimiliki STIEFA, semuanya memiliki dokumen yang dapat dibuktikan (kualifikasi dosen terkait ijazah), penelitian melalui jurnal yang sudah diterbitkan, penelitian yang mengarah pada IPTEK terkini, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan (bukti dokumen), jabatan fungsional akademik yang ditempuh seperti yang disyaratkan oleh undang-undang (UU No. 12 Th. 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan UU No. 14 Th. 2005 tentang Guru dan Dosen), serta sertifikat pendidik dari Kemenristek Dikti sebagai pengakuan tenaga profesi pendidik.
    4. Pada setiap kegiatan perkuliahan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen STIEFA selalu dilandasi dengan ketakwaan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa yang menjadi ciri khas kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Fatahillah Surabaya dalam menghasilkan lulusan sebagai insan yang beriman. (Statuta)

 

 

Sasaran Prodi Manajemen dan Strategy Pencapaian

Sasaran Prodi Manajemen STIE Fatahillah Surabaya adalah Menjadi Rujukan Ilmu Manajemen Operasional di kawasan Surabaya pada tahun 2026.

 

Tingkatan strategi yang dijalankan antara lain :

-       2015, mengharuskan semua dosen tetap (ber NIDN) memiliki jabatan fungsional akademik, dan menjamin terlaksananya Tridharma PT pada semua dosen tetap.

-       2015, memenuhi kebutuhan tenaga pendidik (dosen) yang kompeten dibidangnya (ahli dibidangnya meliputi manajemen operasional, manajemen keuangan akuntansi, manajemen SDM dan personalia, praktisi dan entrepreneur)

-       2016, mengharuskan agar semua dosen tetap STIEFA memiliki sertifikat pendidik sebagai pengakuan profesi pendidik seperti yang diamanatkan oleh UU (UU no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, PP no. 37 tahun 2009 tentang Dosen)

-       2016, perbaikan sarana dan prasarana perkuliahan yang berkualitas meliputi: ruangan yang lebih tertata rapi, bersih, aman, nyaman, penerangan yang cukup, perbaikan sarana pendingin kelas (kipas angin besar) agar suasana akademik dan kebebasan mimbar akademik tercipta kondusif.

-       2017, penambahan buku-buku literature ilmu manajemen khususnya manajemen produksi dan operasi, manajemen operasional sebagai pendukung pengembangan mata kuliah konsentrasi manajemen operasional.

-       2017, peningkatan penelitian (jurnal) dan pengabdian pada masyarakat (pkm) yang lebih diarahkan pada konsentrasi manajemen operasional, memperbanyak penelitian dosen dan mahasiswa pada bidang ilmu manajemen operasional

-       2017, pembangunan koleksi pustaka khususnya perpustakaan digital yang melayani diktat, buku, artikel dan jurnal ilmiah, e-book, e-journal.

-       2018, pembangunan sistem informasi akademik berbasis internet untuk memudahkan dan mempercepat pembangunan internal dan pelayanan informasi pada stakeholder (eksternal)

-       2018, menjalin dan memperbanyak kerjasama nasional dan internasional yang terkait dengan ilmu manajemen operasional sebagai dasar kerjasama utama

-       2019, migrasi tridharma Perguruan tinggi secara analog menuju e-learning. Semua pembelajaran dijadikan berbasis Elektronik (Perkuliahan, Penelitian, Praktikum dan Pengabdian pada masyarakat)

-       2019, Muatan Standar Nasional Indonesia pada kurikulum juga standar lain (ISO, HACCP, OHSAS, JIS, AS, ASTM dan lain-lain) Pada Prodi Manajemen konsentrasi manajemen Operasional STIE Fatahillah Surabaya.